Rabu, 10 Desember 2025

Tiga Anggota Geng Motor Serang Tukang Martabak di Jln.Inhoftank Diringkus Polrestabes Bandung

 foto

Foto : Istimewa

Inilah tiga anggota geng motor yang diamankan jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung.

BANDUNG, KejakimpolNews,com - Aksi komplotan berandalam bermotor atau geng motor yang mengancam dan mencoba mengeroyok tukang martabak di Jalan Inhoftank Kota Bandung diringkus jajaran Satreskrim Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dr. Budi Sartono dalam konferensi pers Kamis (4/12/2025) mengatakan, tiga anggota komplotan itu kini diamankan di Mapolresta Bandung, ketiganya masing-masing berinisial AR (17), FR (19), dan NA (18), sedangkan pelaku lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Temukan lebih banyak
Polrestabes) Bandung
Sat Reskrim Polrestabes Bandung
Polrestabes Bandung
motor
Kapolrestabes Bandung
Kota Bandung
BANDUNG
Satreskrim Polrestabes Bandung
Sepeda motor
Satreskrim

Dari tangan ketiga tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV, sebilah celurit panjang berwarna ungu, serta satu unit sepeda motor Mio berwarna biru yang digunakan para pelaku.

Temukan lebih banyak
Bandung
Sepeda motor
Polrestabes) Bandung
Kota Bandung
Motor
BANDUNG
motor
Satreskrim Polrestabes Bandung
Polrestabes Bandung
Sat Reskrim Polrestabes Bandung

Aksi premanisme yang dilakukan komplotan berandalan itu yakni percobaan pengeroyokan, penganiayaan, dan kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Inhoftank No. 89, Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Temukan lebih banyak
Satreskrim Polrestabes Bandung
Polrestabes Bandung
Motor
Bandung
Sat Reskrim Polrestabes Bandung
Polrestabes) Bandung
motor
Kapolrestabes Bandung
Kota Bandung
sepeda motor

Mereka ungkap Kapolrestabes, adalah sekelompo pemuda yang menamakan diri WAKAP (Wargi Kapling). Sebelumnya berkumpul dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Selanjutnya, kelompok tersebut konvoi berkendaraan sepeda motor menyusuri jalan di Kota Bandung sambil membawa senjata tajam. Setibanya di Jalan Inhoftank atau di lokasi kejadian, mereka tiba-tiba menyerang seorang pedagang martabak bernama Agus Nugraha.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar sepuluh orang itu mencoba mengancam dan menyerang korban menggunakan senjata tajam. Tetapi upayanya gagal karena Aguis Nugraha ternyata melakukan perlawanan dibantu oleh warga sekitar.

Alhrinya para pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor setelah sekitar sepuluh menit melakukan aksi penyerangan.

Berkat kejelian jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung, identitas mereka terlacak dan bartu tiga orang yang ditangkap, lainnya diperkirakan tujuh orang lagi yang identitasnya sudah diketahui,

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dr. Budi Sartono, menjelaskan bahwa para tersangka nantinya akan dijerat dengan Pasal 170 jo 53 KUHP, Pasal 351 jo 53 KUHP, serta Pasal 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait percobaan pengeroyokan, penganiayaan, dan membawa senjata tajam tanpa hak. Para tersangka terancam hukuman maksimal hingga 10 tahun penjara.

Polrestabes Bandung kata Budi Sartono, tetap berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat, jiika menemukan aksi premanisme termasuk geng motor, segera melapor ke polisi.**

Author: Sonni Hadi
Editor: Sonni Hadi

Aniaya Pemotor Secara Brutal di Cimahi dan KBB, Polres Buru 25 Anggota Geng Motor

 foto

Foto : Istimewa

Aksi geng motor di Bandung Barat dan Cimahi saat beraksi terekam CCTV.

BANDUNG, Kepolisian Resor (Polres) Cimahi bergerak cepat mengusut tuntas peristiwa penyerangan brutal yang dilakukan oleh kelompok bermotor di perbatasan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi.

Aksi kekerasan yang terekam CCTV dan viral di media sosial ini menyebabkan seorang pemotor mengalami luka bacokan senjata tajam.

Aksi yang disebut terjadi pada Minggu (7/12/2025) dini hari tersebut kini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan kini tengah menangani kasus penyerangan yang menimbulkan keresahan publik ini.

Kelompok bermotor yang diperkirakan berjumlah hingga 25 orang itu diketahui melancarkan serangan pertama di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, KBB.
Setelah melukai korban, gerombolan tersebut melanjutkan perjalanannya ke arah Cipageran, Kota Cimahi, dan diduga kembali melakukan penyerangan terhadap pemotor yang sedang berhenti.

Kasi Humas mengindikasikan kuat bahwa kedua penyerangan tersebut dilakukan oleh kelompok pelaku yang sama.

“Kami sudah terima informasinya, dan sedang ditangani. Terindikasi demikian (pelaku yang sama dengan penyerangan di KBB), mereka dari Tanimulya bergerak ke arah Cipageran,” kata Kasi Humas seperto dilasnir dari Tribrata.Polda Jabar.

Dalam upaya pengusutan, polisi kini berfokus pada pengumpulan bukti-bukti, termasuk menganalisis rekaman CCTV yang menunjukkan aksi gerombolan tersebut. Korban di Cipageran bahkan dilaporkan sempat dikejar oleh para pelaku hingga ke dalam gang saat berusaha menyelamatkan diri.

Polres Cimahi menegaskan bahwa penindakan terhadap pelaku tindak pidana jalanan ini menjadi prioritas utama. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna mengidentifikasi dan menangkap seluruh anggota kelompok bermotor yang telah meresahkan masyarakat dan menimbulkan korban luka.

Upaya ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga dan memastikan bahwa setiap tindakan kekerasan, terutama yang melibatkan senjata tajam dan dilakukan secara berkelompok, akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.**

Author: Guruh Sonni Hadi
Editor: Guruh Sonni Hadi

Selasa, 14 Februari 2023

Tumpahan olie dari angkot membahayan pengendara lain

Kuningan, Majalahmahardika,- Beberapa pengendara sepeda motor nyaris tergelincir, bahkan ada juga yang terjatuh akibat tumpahan minyak pelumah (Oli) dari sebuah kendaraan angkutan kota 03 di Jalan Aruji Kartawinata Kuningan Seni (13/02). Kejadian kecelakaan tergelincir beberapa sepedamotor akibat licin badan jalan karena tumpahan oli hingga beberapa meter, tepatnya di depan Gedung Sekolah SMAN 2 Kuningan, untung tidak menimbuilkan korban jiwa karena warga setempat dengan sigap melakukan berbagai tindakan kepada pengguna jalan. Namun tetap membuat resah warga setempat karena banyak pengendara motor yang mengalami slip, bahkan ada juga yang terjatuh karena tidak bisa menguasai kendaraan. Demikian juga beberapa kendaraan roda empat harus perlahan karena licinnya badan jalan, sementara warga setempat yang sukarela membeberitahu setiap pengendara yang lewat dengan cara memberikan penghalang juga agar memperlambat laju kendaraan cukup berhasil. Cukup lama lokasi jalan Aruji Kartawinata terganggu arus lalulintasnya, karena selain mencegah adanya korban lagi akibat tergelincirnya beberapa kendaraan terutama roda dua yang harus memperlambat lajunya kendaraan, juga lamanya pembersihan badan jalan dengan cara menaburkan sabun ditergen oleh petugas Damkar Kuningan. Petugas Damkar membersihkan oli di badan jalan dengan menabur serbukan sabun serta disapu agar oli melumar ke pinggir jalan dan masuk selokan kecil. Belakangan sumber oli yang memenuhi bagian badan jalan, diketahui dari sebuah mobil angkutan kota 03. Hal itu sangat jelas ketika dilihat dari CCTV milik SMAN 2 Kuningan. Belum jelas tumpahan oli yang keluar dari angkot tersebut disengaja atau tidak? apa motif hal tersebut apakah agar ada kecelakaan atau ada unsur lain. Menurut warga setempat hal itu akan dilaporkan ke polsek terdekat, untuk ditindak lanjuti. Wartawan: H Wawan H Jr

Rabu, 22 September 2021

Paguyuban PAC PPP Kab Bandung " Calon ketua DPC harus sesuai AD/ART "

 Paguyuban PAC PPP kab Bandung
" Calon ketua DPC harus sesuai AD/ART "

Musyawarah cabang (muscab) pemilihan ketua DPC PPP kab Bandung akan segera dilaksanakan. Ketua paguyuban PAC PPP kab Bandung Budi setiya angkat bicara terkait calon ketua DPC PPP kab Bandung,menurut Budi, siapa pun juga berhak mencalonkan untuk menjadi ketua DPC,kalau tidak berbenturan dengan AD/ART.misalkan dari external ada yang minat untuk mencalonkan menjadi ketua DPC PPP kab Bandung itu haknya, apabila dari internal DPC PPP kab Bandung tidak ada yang mau menjadi ketua DPC, dan juga seperti apa pigur dan misi visi calon dari external, kalau pigurnya tidak dikenal oleh pengurus dan masyarakat buat apa, alangkah bagusnya apabila orang yang dari external punya tujuan untuk membesarkan PPP di kab. Bandung Jangan dulu mau menjadi ketua DPC,alangkah bagusnya menjadi pengurus baik di struktural DPC atau pun struktural PAC, dengan menunjukan kinerja yang bagus dan bisa di buktikan di tahun 2024. karena menjadi ketua DPC itu bukan seperti menjadi ketua karang taruna mau pun ketua OSIS.

Budi setiya menambahkan, sosok yang diharapkan oleh para PAC adalah sosok yang bisa disepakati oleh para PAC dan badan otonom( Banom Partai) atau sayap partai,karena bagaimanapun juga peran banom  sangat berpengaruh bagi kemajuan dan besarnya partai,karena klo para PAC dan banom sepakat, dengan sosok calon ketua DPC biar kedepannya sejalan dan bersinergi, maka insya Allah  PPP Kab Bandung akan besar.